Jumat, 15 Februari 2008

Amalan Dzikir

by zainul

“Ya shohibi inda kulli syiddatin wayaa ghiyatsin inda kulli kurbatin sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad waj’alni fakhrojan wa makhrojan”. masih ingatkah anda tentang dzikir ini? so pasti ingatkan, ini adalah amalan yang saya terima dari KH. Zainul Arifin Arief. Santri Ronas pasti hafal amalan dzikir ini. apakah sampai detik ini masih kita lakukan? Al-hamdulillah…

Dalam hal apapun, perlu kita ingat akan dzikir ini. Sanat dzikir ini senantiasa mengingatkan kita kepada guru kita. keistiqomahan dalam dzikir itu penting sekali. Dzikir apapun bila kita istiqomah, pasti akan membuahkan hasil yang luar biasa.

Masih ingatkah anda dalam al-Qur’an bahwa dzikir itu menenangkan jiwa? ” Ala bidzikrillahi tathmainnul qulub”. Nah… sekarang pernahkah kita melakukan amalan dzikir itu membuahkan hasil yang seperti itu? Jawabannya anda sendiri yang tahu.

Saya masih inggat ketika saya mendengarkan KH. Zainul Arifin Arif menerangkan bahwa Amalan yang istiqomah itu melebihi dari karomah.

Apapun bentuk amalan dzikir itu bila dilakukan secara istiqomah, pasti akan membuahkan hasil sesuai apa yang dicita-citakan.

Ada sebuah cerita dari sahabat Abu Huroiro ra. beliau di tugaskan Rorulullah saw. menjaga Baitul Mall. Suatu saat Abu Huroiroh telah mngecek keberadaan Baitul Mall telah terkunci rapat. Namun tak terduga ada seseorang yang mencuru barang yang ada di Baitul Mall. Saat itu juga Abu Huroiroh memergokinya dan menangkapnya. Kemudian orang yang mencuri tadi memohon maaf kepada Abu Huroiroh dengan alasan bahwa orang tersebut mencuri karena kelaparan (kemiskinan), dan seraya menambahkan bahwa barang-barang yang ada di Baitul Mall kan digunakan nantinya untuk menolong orang miskin. Kemudian dengan termenung dan langsung mengiyakannya. Akhirnya orang tadi dilepaskan.

Pada esok harinya juga demikian kejadiannya. ada seorang pencuri yang masuk ke tempat Baitul Mall. Dan dengan alasan yang rasional Abu Huroiroh melepaskannya kembali. Hal ini sampai terulang yang ke tiga kalinya. Namun yang ketiga kalinya ini sang pencuri memohon untuk dilepaskan dan sebagai imbalannya adalah akan diberi tahu kenapa Baitul Mall yang terkunci dengan rapat masih juga dibobol pencuri. Akhirnya Abu Huroiroh menyetujuinya. Sang pencuri tadi mengatakan bahwa bilamana gudang Baitul Mall tersebut dibacakan ayat kursi sebanyak 4 kali pada pojok gudang, maka pencuri tidak akan mampu membobolnya. akhirnya Abu Huroiroh seorang yang ahli ilmu, maka sang pencuri tersebut dibebaskannya kembali.

Ke-esokan harinya Abu Huroiroh melaporkan kejadian tersebut kepada Rosulullah saw.Setelah dilaporkannya Rosulullah mengiyakan, ketahuilah Abu Huroiroh bahwa sang pencuri itu sudah datang kemari sebelum kamu dan menceritakannya, dialah setan/iblis.

Ayat kursi bila diamalkan dengan istiqomah sudah pasti akan membuahkan kekaromahan (semua itu atas izin dari Allah SWT).

Anda tahu Sahabat Nabi Amr ibn Ash ra. adalah salah satu sahabat Nabi yang kaya raya, namun dia tidak takut hartanya kehilangan.Walaupun rumahnya tidak ada penjaga. Dia selalu membaca Ayat Kursi 4 kali sebelum keluar rumah.

Kesimpulannya siapapun yang mengamalkan dzikir, pasti akan dilindungi oleh Allah dan segala keinginannya akan dikabulkannya.

Oleh karenanya jangan bosan-bosan anda untuk mengamalkan dzikir dengan istiqomah. Diantara dzikir adalah apa yang pernah guru kita berikan kepada kita. Semoga kita mampu menjadi manusia yang mulia di dunia dan akhirat.
Wallahu A’lamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar