Sabtu, 28 Maret 2009

Pasca Bedah Buku, Puluhan Tanggapan via SMS

Tanggapan SMS dari para alumni
Ma'af ada sebagaian SMS yang saya (saiful Amin Ghofur) hapus, namun ada ide dari mas Zainu Arifin Madzkur untuk dipublikasikan di blog http://ronas-75.blogspot.com ini, ya... mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya.

Bagi anda yang ingin memberikan komentar lebih panjang, anda bisa menulis via Email di madzkur@gmail.com insya Allah akan kami tayangkan di blog ini.

Kami ucapkan terima kasih sebelumnya atas tanggapannya.

Suksesnya acara bedah buku KH. Arief Hasan adalah karena kerja sama yang keras dan utuh.

Anda bisa tularkan kepada teman lain (para almuni Ronas), ya.. mudah-mudahan tali silaturrahmi kita tetap terjalin.


INILAH SEBAGIAN SMS YANG MASIH ADA :


Saya belum selesai membaca seluruh isi buku. Tapi, saya dapat memetik banyak sekali hikmahnya. Kenapa ya kok banyak halaman kosong dan cerita tentang Kiai Arief yang belum tuntas? (Deli Akustria; +6281230845333)

Meski aku belum membeli, aku yakin buku ini bisa dijadikan pegangan bagi penerus Kiai Arief. (Nuril Jannah; +6281558259740)

Kang, maturnuwun bukunya. Dengannya aku lebih tahu dan merasa lebih dekat sama romo Kiai Arief dan Ronas. Sekali lagi, beribu-ribu maturnuwun. (Ali Fauzi; +6285648152289)

Aku kagum setelah baca buku itu. Tulisannya enak dibaca dan mengalir. Selamat ya. (Masrifah; +623172002731)

Aku bangga dengan akhlak muliamu wahai sang penulis Jejak Keteladanan KH. Arief Hasan bisa mewakili angkatan kita dulu di MA Ronas. (Abdullah; +623170044682)

Saya berkaca-kaca ketika membaca buku ini. Bahasanya bisa membawa pembaca larut ke dalam cerita seolah-olah terlibat langsung dalam peristiwa yang terjadi. (Syamsul Huda; +623217157198)

Mantap bung, kenapa tidak dari dulu buku ini terbit. Kan masih banyak alumni yang perlu memiliki buku ini. (Masrur al-Irsyad; +623213371106)

Aku salut kepada Cak Amin. Meski jauh tapi masih bisa meluangkan waktu untuk menulis biografi Kiai Arief. Ayo kita teruskan. (+6285855664861)

Kulo maturnuwun sanget atas jerih payah sampeyan. Mugi dados barokah. (Gus Sholeh; +6285232802808)

Bung, semoga dermamu kepada Kiai Arief membawa berkah bagi hidupmu dan keluargamu. Setidaknya, kesepian itu akan segera pecah oleh isak tangis generasi tambatan hatimu. (Em Syuhada'; +6285648186253)

Seperti halnya gerimis yang membawanya pergi, baru saja kusaksikan berkah itu mengeram dalam buku Jejak Keteladanan. (Gus Hamim; +6281931091965)

Saya sama sekali tidak menyangka santri saya bisa menulis buku Kiai Arief dengan begitu bagus. (Gus Irfan; +62321327909)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar