Postingan

Pesantren kini dan temo dulu

Pesantren adalah tempat pendidikan agama yang paling idieal dalam membentuk manusia yang berkualitas dan bermoral. Model pendidikan ini sangat banyak diminati oleh kalangan masyarakat atas maupun bawah. Orang yang ingin berhasil mewujudkan regenerasi mendatang selayaknya mencontoh pesantren. Dari dulu pesantren sampai sekarang sangat berarti bagi kehidupan masyarakat. Namun juga banyak degradasi pemikiran tentang jati diri pesantren. Dulu orang tua yang menginginkan anaknya menjadi anak yang shalih-shalihah berkualitas, senatiasa anaknya dikenalkan dengan dunia pesantren, sehingga secara tidak langsung anak akan tertarik untuk belajar di pesantren. Niat orang tua dan anak sangat menyatu dalam mensukseskan tujuan pendidikan anaknya di pesantren. Mulai anak yang sudah aqil baligh disuguhkan tempat yang layak bagi anak kesayangannya. Namun sekarang sangatlah berbeda, karena ada sebagian orang tua belum ada niatan yang bagus tentang pesantren. Mereka banyak berfikir bahwa dalam dunia moder...

Aku BisaKomputer

Saat aku duduk di Madrasah Aliyah ada pengetahuan baru yang aku lihat adalah pelajaran komputer. Jumlah komputer saat itu ada tiga, setiap murid belajar komputer antara teori dan praktek sangat tidak imbang. Bagaimana tidak imbang, wong satu kelas jumlahnya kurang lebih 30 murid dengan 3 komputer praktek dalam seminggu cuman 1-2 kali. Bagaimana bisa menguasainya?, namun saya harus berfikir gimana caranya bisa dengan cepat menguasai komputer. Saat itu guru komputernya adalah pak Khamim. Aku harus mendekatinya dengan penuh optimis. Akhirnya strategiku lancar dengan cara mendekati beliau, membantu memberihkan kelas yang ada di sebelah Musholla pesantren dan ikut-ikut nemenin beliau dalam menunggu giliran murid selanjutnya. Dari situ beliau secra tidak langsung mengajarkan satu demi satu(WS, Banner,dll). Wal Hasil dalam waktu tidak cukup lama, aku bisa menguasainya dengan baik. Saat itu murid yang paling pandai dari saya adalah Gus Hasib (putra dari Neng Fa) dan Hasan (putra dari Ibu fatim...

Mengenal Guruku Bagian 3

Anda pasti kenal Ust. Drs. H. Syihabul Irfan Arief (Gus Fan). Beliau adalah sosok pendidik yang profesional. Beliau sangat jago dalam bhs. Inggris & Arab. Banyak terkesan dalam benak saya,jika beliau berpidato semangatnya membara, santai dan berbobot. Semangat memotifasi kepada para santrinya sangat hebat, diwujudkan dengan aktifitasnya yang cukup padat, beliau masih menyempatkan waktunya untuk mengajar di pesantren. Beliau sangat suka mengkaji kitab-kitab yang menjurus kepada sosial politik. Saya sangat berkesan ketika beliau mengkaji kitab 'Idhlotun Nasyi'in. Beliau sangat hebat, paham benar akan isi kitab tersebut. Disamping itu banyak kitab-kitab lain yang dikhatamkannya dihadapan para santri. Beliau dalam mengkaji kitab senantiasa dihayati sehingga pada ujung penutupan kitab, beliau senantiasa berdo'a agar bermanfaat bagi dirinya dan para santrinya. Beliau selalu khusuk dalam berdo'a, tak heran bila beliau setelah mengkhatamkan kitab yang dikajinya berdo'a ...

Mengenal Guruku Bagian 2 (Ust. Abdul Rozzaq & Ust. Faqih)

Anda pasti mengenal Ust. Abdul Rozzaq. Beliau sangat saya kenal karena rumahnya bersebelahan dengan ponpes putra dan putrinya Halim Isytibsyaroh adalah teman saya sekelas di MA RONAS. Beliau dimata saya adalah sosok guru yang patut dicontoh. Beliau adalah guru yang ahli dalam ilmu fiqh. Kitab fiqih yang senantiasa dibaca dan dikaji secara istiqomah adalah kitab Taqrib. Walaupun sudah khatam, beliau senatiasa tidak berganti kitab. Mungkin tujuan beliau adalah memahami satu kitab dengan sungguh-sungguh itu lebih baik dari pada belajar beberapa kitab tapi tidak paham seratus persen. Keutunan beliau membuat banyak orang menghargai beliau atas keahliannya. Penampilan yang sederhana dan sabar dalam mengkaji isi kitab, membuat santri lebih mengaguminya. Atau bahkan para dewan asatidz menjunjung tinggi atas keahlian dalam ilmu Fiqh. Beliau terlihat santai dalam menjalankan tugasnya serta kesabarang yang tinggi dalam mendidik santri untuk paham ilmu fiqh. Dengan Qonaahnya dan keistiqomaa...

Mengenal Guruku Bagian 1 (Ust. Sirojjuddin)

Anda pasti mengenal Ust. Sirojjuddin. Beliau salah satu ustadz di ponpes. Yang ku kenal dari pribadi beliau semasa saya nyantri disana. saya belum tahu persis tahun kelahiran beliau, tapi saya tahu beliau kelahiran Kemlagi. Beliau salah satu santri KH. Arief Hasan yang senantiasa taat dan patuh atas segala dawuh Kiayinya. Sehiiga wal hasil beliau maher benar dalam membaca kitab kuning. Sososk Ust. Sirojjuddin sangat sederhana sekali. Beliau kelihatan tidak nekoh-nekoh. Kewajibannya banyak dicurahkan dalam membantu belajar santri di pesantren. Semasa saya nyantri di sanan beliau cinta banget dengan kitab-kitab yang bernafaskan Tasawuf. saya sempat mengikutinya, seperti kitab Isrsyadul 'Ibad, Tanwirul Qulub. Disamping itu beliau mengajarkan kitab balagho dan Tafsir Jalalain. Dengan kecintaan beliau terhadap kitab kuning. Beliau mampu membuahkan karya-karya yang cukup disenangi oleh kalangan santri. Syair-syair yang beliau buat sangat berarti dalam diri santri. Saya sendiri sering me...

Kelemahanku Tempo Dulu

by zainul Ketika aku masih duduk di Mts kelas 1, sungguh kerdil diriku dalam memahami ilmu alat (nahwu, shorof). Walaupun di sekolah udah diberi materi ilmu alat tetap aja gak paham. Demi keberhasilan untuk memahaminya aku ikut les dari para seniorku di Pesantren. Berganti-ganti pengajar (dari seniorku, kala itu cak Fadlan, car Rohman, cak Sueb Rizal dll.) tetap aja dedel pikiranku. Susah banget…. Namun tetap aja aku jalani. Walhasil selama aku belajar 3 tahun di MTs, eh ternyata muncul ilmu yang aku pelajari ketika aku kelas 1 MA. dengan hebatnya … aku paham sekali. Di sekolah Diniyah aku naik keperingkat kelas Ulya. weh….langsung saya sekelas dengan seniorku. Malu juga sih tapi … itulah perjalanan kebodohannku. Hari-demi hari aku lalui aku mulai mengikuti pengajian khusus di dalem KH. Zainul Arifin Arief saat itu mengikuti pengajian kitab Ibnu aqil, banyak hal tambahan ilmuku sehingga suatu saat KH. Zainul Arifin Arief pernah menyuruhku menjadi badal mengajar di MI kelas 5 dan 6. ...

Kiyayiku Tertidur

by zainul Pekerjaan kiyayiku (KH. Zainul Aririn Arief) yang saya tahu adalah mengajar dan ahli dalam berwirausaha. Dulu aku tahu jadual mengajar beliau sangat padat, tak lupa dari sisi yang lain beliau mengajarkan kepada santrinya untuk berwirausaha. Mangkanya yang namanya elektro, nyablon, membuat paving di lakoninya. Mungkin harapan beliau jadilah santri yang plus plus & mampu berkarya selain mengajar agama. Dari cukup padatnya acara beliau, pernah suatu ketika beliau mengajar di Diniyah kelas Ulya, hanya kelas saya yang masih tekun belajar membaca kitab gundul sedang yang lain telah selesai. Jadinya terasa sepi….ada salah satu teman saya disuruh beliau membaca kitab. Ketika kita masih serius menyimak, terlihat oleh saya Kiyayi saya tertidur. Namun alangkah kagetnya ketika teman saya membaca kitab di salahkan oleh Kiyayi saya. Waduh…. ternyata beliau mampu menyimak dalam keadaan tertidur. Subhanaallah….. Mudah-mudahan Allah memberikan ilmu yang bermanfaat bagiku dari Kiyayiku.